Unsur Eksternal Dalam Musik Dangdut

Fans Termasuk unsur eksternal seperti Sera Mania, Monata Mania, Sonata Mania, Sagita fans, Pallapa fans
Ada unsur internal dalam musik dangdut, sudah pasti ada unsur eksternalnya, bukan begitu para pengunjung blog Dangdut Site??. Meskipun bersifat eksternal, namun juga penting bagi musik ini secara umum. Unsur eksternal dalam musik Dangdut seperti, penggemar (termasuk dalam hal ini penonton atau pendengar), pemerintah, publisher, studio rekaman, dan organisasi yang menjadi wadah bagi semua seniman Dangdut.

Penggemar merupakan salah satu faktor penting bagi keeksisan sesuatu, baik itu film, aktor, aktris, termasuk juga Dangdut. Dengan semakin banyaknya penggemar yang berkembang atau bertambah dari tahun ke tahun, maka dijamin akan bertambah eksis aliran ini. Begitu sebaliknya, semakin hilang atau berkurangnya penggemar maka lambat laun akan tenggelam dengan sendirinya. Meski demikian fans hanya merupakan unsur eksternal yang tidak mengikat. Artinya, ciri khas Dangdut tidak ditentukan oleh unsur ini.
Saat ini sudah banyak dijumpai penggemar Dangdut di Indonesia yang terorganisir, baik terhadap penyanyi ataupun terhadap grupnya. Misalnya Soneta Mania, Fans Rhoma Irama, SERA mania, Fans Via Vallen, Monata Fans Club, Moneta Fans Club, Sagita, Sonata, Pallapa dll.
Pemerintah juga menjadi unsur yang penting dalam hal ini, karena dengan adanya pemerintah maka seharusnya sebuah budaya bangsa akan lebih diperhatikan, dan diperkenalkan kepada dunia melalui staf kedutaan yang ada di berbagai negara. Sehingga dengan dikenalnya Dangdut sebagai budaya bangsa Indonesia, akan terhindar klain dari negara lain. Selain itu pemerintah juga seharusnya menjadi lembaga nomor satu yang membantu bertahan dan berkembangnya musik ini, baik dari segi moril atau materiil. Sebagai misal peran pemerintah dalam hal ini misalnya pada masa pemerintahan presiden Soekarno, yang digunakan sebagai penyeimbang atau bentuk penolakan berkembangnya dunia sinema dan politik anti-barat yang mulai masuk ke Indonesia.

Adanya televisi, radio dan sekarang media internet, menjadikan semuanya akan lebih mudah disampaikan kepada masyarakat terutama hal yang berkaitan dengan Dangdut. Entah itu pemberitaan tentang lagu, penyanyi, musisi atau penggemar. Dengan adanya publikasi ini juga membantu kelestarian sebuah musik ini.

Dulu TVRI adalah televisi yang paling berjasa dalam mempopulerkan Dangdut, terutama melalui program unggulan seperti Album Kita atau Album Minggu Ini, Kamera Ria dll. Saat ini hampir semua televisi meliput segala yang berhubungan dengan Dangdut
Studio rekaman atau recording juga berperan penting bagi kualitas sebuah lagu Dangdut secara umum (baik itu vokalis, nada lagu atau aransemen musik itu sendiri).
Studio yang berjasa dalam mengembangkan Dangdut seperti Akurama Records, Gajah Mada Record, Yukawi dan sebagainya
Organisasi juga berperan penting bagi musik Dangdut. Dengan adanya organisasi yang tentunya mendapat legalisasi dari pemerintah, maka akan lebih terlindungi dari unsur-unsur liar yang bisa mengganggu keberadaan Dangdut. Selain itu, dengan adanya organisasi juga dapat membuktikan bahwa musik Dangdut bukanlah musik liar yang tidak terkelola secara sah dan bertanggung jawab.
Organisasi resmi bagi wadah semua insan Dangdut Indonesia adalah PAMMI (persatuan artis musik melayu Dangdut Indonesia) yang saat ini masih diketuai oleh sang Raja Dangdut Indonesia, Rhoma Irama.

Kesimpulan: Meskipun penting, tapi unsur ini tidaklah bersifat mengikat, artinya bahwa Dangdut sebagai sebuah aliran musik baru tidaklah ditentukan oleh unsur ini. Jadi tanpa unsur inipun tidak akan menghilangkan apa yang menjadi ciri khas pokok musik rakyat ini.

Kategori :

CatatanSejarah