About Blog

1/29/2015
Blog ini berisi tentang info, berita atau cerita baik fakta atau imajinasi seputar musik Dangdut Indonesia. Adapun rincian blog ini sebagai berikut:

  1. Info tentang koleksi download lagu-lagu Dangdut versi Mp3 baik Lagu Dangdut alami, original, klasik ataupun lagu Dangdut yang sudah dimodifikasi aransemennya (Dangdut Koplo dan lainnya) disertai tips atau cara downloadnya
  2. Info dan berita serta cerita terkini tentang Dangdut yang meliputi lagu Dangdut terbaru, berita seputar grup Dangdut dan penyanyi baik di level daerah atau nasional
  3. Berita terbaru seputar artis, selebriti Dangdut baik gosip atau fakta
  4. Dangdut dalam cerita fakta dan imajinasi. Berbagi cerita seputar kejadian-kejadian fakta yang berhubungan dengan Dangdut, baik dalam pentas ataupun di luar pentas. Serta cerita imajinasi fakta (bukan cerita yang dibuat-dibuat) yang berhubungan dengan Dangdut seperti cerita yang terjadi karena mimpi (bukan mimpi yang dibuat-buat) ataupun cerita imajinasi yang berhubungan dengan lagu-lagu Dangdut dan soundtrack film.
  5. Berbagai koleksi atau kumpulan foto dan video yang berhubungan dengan Dangdut, baik itu grup atau penyanyi Dangdut, baik di level lokal atau nasional (artis dan selebriti)
  6. Info dan berita seputar Dangdut yang mungkin sudah pernah ada sebelumnya seperti yang berhubungan dengan sejarah Dangdut, biografi selebriti Dangdut dan sebagainya.

Sedangkan tujuan dibuatnya blog ini adalah:

  1. Untuk melestarikan musik yang merupakan produk asli bangsa Indonesia terutama dengan begitu banyaknya lagu-lagu Dangdut yang sudah tercipta sejak beberapa puluh tahun lalu, hal ini disebabkan banyak generasi Dangdut sekarang baik itu musisi, penyanyi atau penggemar Dangdut yang hanya tahu lagu tersebut berdasarkan trend vcd Dangdut Koplo yang sedang menguasai pasaran, dan mereka tidak tahu seperti apa dan siapa penyanyi atau pencipta lagu aslinya. Terkecuali bagi grup atau penyanyi Dangdut yang pertama kali mengenalkan lagu-lagu tersebut melalui garapan koplo yang diedarkan melalui vcd atau media internet.
  2. Mengkritisi, menolak atau memprotes perihal penyalahgunaan musik Dangdut baik oleh pihak anti Dangdut yang selalu mengangkat isu-isu negatif tentang Dangdut, ataupun oleh penggemar dan pelaku Dangdut itu sendiri (musisi, penyanyi, lembaga, dan lainnya) yang secara sengaja atau tidak sengaja, sadar atau tidak menggunakan Dangdut hanya untuk kepentingannya sendiri tanpa 'melindungi' dan menjaga nama baik Dangdut terutama di lokasi yang sifatnya dapat disaksikan oleh khalayak ramai (umum)
  3. Mengkritisi, menolak atau memprotes para profesional Dangdut yang tergabung dalam sebuah lembaga atas keputusan, kebijakan, atau pernyataan-pernyataan yang dapat menimbulkan kontroversi dalam masyarakat. Seperti adanya pernyataan kontroversi seputar keberadaan Dangdut Koplo.

Saran untuk pengunjung blog dan pelaku Dangdut

  1. Disarankan kepada pengunjung blog untuk lebih cermat, lebih teliti dan selektif dalam membaca atau melihat konten yang ada pada blog terutama untuk penggemar Dangdut yang usianya belum cukup dewasa.
  2. Untuk tidak mengcopy paste konten blog tanpa izin dari pemilik blog atau setidaknya jika tanpa izin harus menyertakan link sumber yang dapat diklik
  3. Bagi pelaku Dangdut terutama penyanyi, mari kita gunakan Dangdut sebaik mungkin dengan tetap menjunjung tinggi nilai etika dan estetika dalam berseni. Perlakukanlah Dangdut sebagaimana Dangdut telah berbuat banyak untuk kita baik dalam menghibur atau menjadi penunjang kehidupan sehari-hari. Sayangi Dangdut sebagaimana Dangdut manyayangi kita. Siapa lagi yang dapat mempositifkan citra Dangdut kalau bukan dari kita sendiri.
  4. Untuk grup atau musisi, hindarkanlah kebiasaan buruk untuk menggunakan obat-obatan terlarang, narkoba, minuman keras dalam kita berseni Dangdut. Bukankah Dangdut juga bagian dari seni yang mengandung nilai-nilai keindahan. Oleh  karena jangan kita kotori dengan hal-hal negatif tersebut.
  5. Bagi grup Dangdut (terutama Dangdut Koplo seperti Palapa, Sera, Sagita, Monata, RGS, dll) yang sekarang menjadi barometer penggarapan lagu-lagu Dangdut grup atau penyanyi di beberapa daerah lain, untuk lebih menitikberatkan daur ulang lagu-lagu Dangdut original atau lagu Dangdut lama yang sudah ada (dengan catatan apabila tidak ada karya baru yang merupakan ciptaan sendiri dari sebuah grup atau seniman Dangdut yang sedang tren, atau lebih baik menciptakan lagu terbaru seperti pada poin 6). Jangan terlalu banyak mengeksploitasi dan mengadopsi lagu-lagu yang bukan berasal dari aliran Dangdut itu sendiri, misal dari band yang sedang tren. Selain akan menjadi anggapan negatif bagi pihak (pakar musik) yang anti Dangdut ( - yang mengatakan bahwa ternyata Dangdut itu aliran musik penjiplak, perusak tatanan musik, minim karya dan kreativitas - ), juga demi melestarikan Dangdut sebagai budaya asli bangsa ini. Sehingga pihak-pihak (pakar musik) yang anti Dangdut akan berubah pikiran dan pendapat bahwa ternyata Dangdut juga memiliki karya yang lebih. Bukankah sudah ribuan lebih lagu Dangdut yang tercipta sejak puluhan tahun lalu.
  6. Manfaatkan peluang yang sedang bagus-bagusnya untuk menciptakan sebuah atau bahkan banyak lagu Dangdut baru yang bisa diaransemen baik klasik atau koplo dan memasarkannya. Kami yakin dengan popularitas grup Jawatimuran yang sedang bagus saat ini akan laku di pasaran. Kemaslah dalam bentuk pentas live, karena masyarakat lebih suka kemasan dalam bentuk live show.

Apresiasi dan ucapan terimakasih kepada:
Seniman-seniman Dangdut Jawa Timur yang telah mengenalkan dan mempopulerkan Koplo sebagai warna baru aliran dalam Dangdut. Banyak hal positif yang kita dapatkan sejak koplo menjadi warna baru aliran dalam Dangdut. Secara sosial, hampir tak ada istilah bahwa Dangdut itu untuk kelas ekonomi menengah kebawah lagi. Banyak penggemar Dangdut bermunculan terutama orang yang kelas ekonominya menengah ke atas, pejabat, anggota dewan, dan bahkan banyak musisi  atau selebriti nasional (dari aliran lain) yang turut mensupport dan ikut melestarikan Dangdut atau justru menjadi bagian dari Dangdut dengan gaya sendiri. Sebagai contoh Slank yang beraliran rock/blues mendaurulang lagu milik (alm) A. Rafik, Pandangan Pertama, Ahmad Dani yang juga mendaur ulang lagu Pasrah, Ungu dalam salah satu lagunya dengan menambahkan salah satu instrumen Dangdut, suling dll. Dominasi berita di berbagai media yang sering menjadikan Dangdut sebagai topik atau headline news utama. Beberapa lagu Dangdut yang sukses di pasaran dan menjadi salah satu top download di berbagai situs musik di internet. Banyak artis Dangdut pendatang baru dan menjadi idola baru bagi masyarakat, seperti munculnya nama Inul Daratista, Dewi Persik, Julia Perez, Ayu Ting Ting, Nassar,  Zaskia Si Goyang Itik, dan sebagainya. Meledaknya dan populernya Dangdut Koplo juga menjadi rezeki tersendiri bagi grup-grup Dangdut atau Dangdut Electone dan penyanyi Dangdut di lain daerah serta bertambahnya grup dan penyanyi pendatang baru yang begitu banyak.